Kontrol Akses untuk Sektor Keuangan dan Perbankan. Bagi bank dan lembaga keuangan lainnya, keamanan dan regulasi berjalan beriringan. Ketika sistem menangani ruang pengolahan uang tunai, brankas, area terbatas bagi staf, serta pusat data , dll. , sistem kontrol akses wajib diterapkan tanpa kecuali. Oleh karena alasan inilah, solusi kontrol akses berbasis proximity mandiri semakin populer di kalangan bank yang menginginkan setup kontrol akses yang sepenuhnya andal dan aman.
Kemandirian terhadap Kegagalan Jaringan dan Listrik
Keamanan di bank tidak boleh terancam selama pemadaman listrik maupun saat terjadi gangguan jaringan. Sistem kontrol akses mandiri beroperasi sepenuhnya tanpa koneksi ke server utama dan bahkan berjalan sepenuhnya independen dari jaringan Anda. Setiap informasi sensitif—termasuk kredensial pengguna, izin akses, dan jejak audit is diadakan hanya pada satu unit di lokasi, sehingga jika koneksi ke kantor pusat Anda atau server jaringan utama mati, sistem tetap beroperasi. Selama terjadi pemadaman listrik EPS (Emergency Power Supply) menjaga pintu pengaman tetap terkunci dan semua zona tetap aman hingga pasokan listrik utama kembali normal. Oleh karena itu, kontrol mandiri menawarkan fleksibilitas dan keamanan penuh, baik untuk brankas, fasilitas penghitungan uang tunai, maupun ruang TI.
Kapasitas tinggi Lokal Penyimpanan dan Fitur Keamanan Lanjutan
Untuk memenuhi kebutuhan lembaga keuangan secara memadai, sistem kontrol akses mandiri harus mampu menyimpan populasi data dalam jumlah besar serta menyediakan jejak audit yang memadai. Pengendali akses mandiri OREDY ’mampu menyimpan hingga 100.000 kredensial pengguna dan menyimpan 500.000 catatan peristiwa secara lokal, tanpa perlu mengandalkan server eksternal guna mempertahankan ketertelusuran seluruh peristiwa akses. Sistem ini mendukung teknologi kartu proksimitas ID (125 kHz) dan IC (13,56 MHz) untuk memenuhi berbagai kebutuhan keamanan.
Anti-tamper merupakan elemen penting lainnya dalam bidang keamanan finansial. Setiap panel kontrol dilengkapi saklar anti-tamper yang akan mengaktifkan alarm apabila seseorang berupaya membobol fisik kotak panel kontrol yang aman. Anti-passback juga merupakan komponen vital dalam sistem keamanan yang dirancang khusus untuk bank; fitur ini menjamin kartu yang digunakan untuk memasuki suatu area harus digunakan pula untuk keluar dari area tersebut sebelum dapat digunakan kembali untuk masuk, guna mencegah manipulasi terhadap basis data kejadian. Fitur ini sangat krusial di zona aman, seperti ruang brankas dan ruang penghitung uang tunai.
Integrasi dengan Gerbang Motor dan Kunci Listrik
Solusi ini hanya efektif bila perangkat keras pintu yang sudah ada memenuhi standar keamanan yang ditetapkan. Ketika solusi OREDY diimplementasikan bersama the motor geser dan kunci strike listrik, maka akan terbentuk solusi keamanan pintu yang lengkap. The sistem operasi yang digunakan di pintu masuk bank dan area pintu keamanan internal untuk keandalan pintu geser. Kunci elektrik (electric strike lock) memberikan fungsi tahan-buka (hold open) yang aman untuk pintu ayun, yang dikendalikan langsung oleh pengendali akses (access control controller).
Ketika otorisasi diberikan berdasarkan presentasi yang berhasil, sinyal dikirim ke kunci elektrik (strike) untuk melepaskan fungsi tahan-buka (hold open) selama durasi yang dapat disesuaikan pengguna, sehingga pengguna dapat memasuki area tersebut. Bolt mati (deadbolt) dengan mekanisme penguncian ganda dan mekanisme kunci ekor (tail lock) bi-stabil sangat ideal untuk diterapkan di bank guna memenuhi fungsi fail-secure. Artinya, bolt mati akan tetap dalam kondisi terkunci apabila terjadi kegagalan pasokan daya (power failure).
Skalabilitas dan Fleksibel Konfigurasi untuk Jaringan Cabang
Bank dapat mencakup berbagai cabang dengan tingkat keamanan yang berbeda-beda. Dengan sistem kontrol akses mandiri mereka, bank dapat mengonfigurasi tiap cabang secara terpisah, lalu mengelola semua kredensial pengguna dari basis data pusat. Tingkat akses dan jadwal dapat diprogram melalui keypad atau perangkat lunak, serta log audit dapat diambil di lokasi tanpa koneksi jaringan.
Bagi lembaga dengan ratusan karyawan dan kontraktor, manajemen kredensial lokal membuat segalanya jauh lebih mudah. Pembaca frekuensi ganda ID/IC mendukung kartu jarak dekat pada 125 kHz maupun kartu pintar pada 13,56 MHz—artinya sistem kartu yang sudah ada tetap dapat digunakan, sekaligus memungkinkan bank beralih ke teknologi kartu pintar yang lebih aman ketika transisi siap dilakukan.
Konstruksi kualitas perangkat keras OREDY berarti sistem ini akan beroperasi secara tepat di lingkungan keras yang sering ditemui di banyak lokasi bank, sementara jejak audit ekstensif menyediakan seluruh dokumentasi yang diperlukan guna mematuhi peraturan keamanan dan menjalani audit.
OREDY adalah pemasok utama solusi kontrol akses mandiri untuk kebutuhan perbankan dan lembaga keuangan. Solusi kami dilengkapi pembaca kartu dual-frekuensi ID/IC (125 kHz / 13,56 MHz), mendukung hingga 100.000 pengguna s dan 500.000 catatan kejadian, tahan gangguan (anti-tamper), mencegah pelintasan ulang (anti-passback), serta berinteraksi lancar dengan motor gerbang geser dan kunci elektrik (electric strike lock). the UPS, cadangan daya darurat (emergency power backup), dan kunci fail-secure menjamin keandalan pada tingkat yang dibutuhkan bank. Hubungi OREDY untuk mengonfigurasi solusi pintu keamanan bank Anda.
